0
MEDAN | TV Online RI - Saat ini bekas asrama TNI Suwondo Polonia telah rata dengan tanah tidak satu pun berdiri rumah asrama dan kabarnya 144 KK Purnawirawan TNI AU tersebut masih berperkara di Pengadilan sebab Mayor Purn.Abdul jalal dan kawan kawan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

anehnya pada saat sidang lapangan ternyata tapak rumah Pak Jalal telah ditembok dan telah dibangun halaman perumahan mewah PT BRE, untuk itu pengadilan seharusnya menyita tanah yang masih berperkara tersebut, tegas Abd.Jalal.

Menurutnya, alasan pihak TNI AU Medan ingin membangun Rusunawa di tanah masyarakat Sari Rejo itu bernuangsa politik dan diduga ada campur tangan pihak Developer yang ingin mengusai tanah polonia dengan menggunakan tangan TNI AU karena terinformasi asrama Paskhas AU dan asrama Purnawirawan AU Karang sari 1 dan 2 dan asrama Purna Bahkti TNI AU diduga telah diruslag.

Hal ini sudah jelas adanya campur tangan mafia dan spekulan tanah yang ingin mengambil keuntungan besar dengan menyengsarakan purnawirawan TNI AU dan rakyat Sari Rejo. Panglima TNI harus bijak menyingkapi permasalahan tanah Polonia Medan, jangan sampai kesandung batu krikil.
Diminta kepada Presiden RI mengusut harta kekayaan (Rekening gendut) para mantan oknum pejabat TNI yang terlibatturut serta memuluskan penjualan tanah tanah asrama TNI AU kepada  Developer dengan dalih Ruuislag.Dalam menyingkapi kasus Polonia Medan, Tim Investigasi RI akan turun ke Medan bekerjasama dengan LSM PRRI dan YP2AP3KENDRI serta Sekber mempertahankan NKRI untuk Negara dan Masyarakat pimpinan Ahmad Lulang, SH dan Naviri Alisikome, SH dibantu Korwil IMI RI Sumatera Utara.(Red ).     

Post a comment

 
Top