0
BELAWAN | TV Online RI - Pihak PT Pelindo I harus segera membayarkan ganti kerugian bagi para korban pengusuran di Jalan Gabion Raya Pelabuhan Belawan sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat(RDP) di Komisi A  Gedung DPRD Sumatera Utara beberapa waktu lalu."Apapun ceritanya lahan yang dihuni masyarakat sebelumnya adalah milik Kesultanan Deli,"Cetus Tengku Chaldun selaku Perdana Menteri Sri Mahkota. Selasa (20/09).

Menurut Tengku Chaldun, pihak PT Pelindo jangan semena mena kepada masyarakat penghuni lahan dan harus diselesaikan proses ganti kerugiannya bagi warga penunggu lahan.Desaknya saat ditemui media ini di Istana Maimun emnanggapi belum diganti ruginya para korban pengusuran yang berada di jalan Gabion Pelabuhan Raya Belawan tersebut.

Sebagaimana diberitakan, dari hasil RDP tersebut pihak wakil rakyat itu menyatakan siap membela kepentingan para korban pengusuran yang berada di Jalan Gabion Raya Pelabuhan Belawan namun sangat disayangkan kenapa hingga kini pihak DPRD SU terkesan bungkam akan hal tersebut.Buktinya tak ada tindak lanjut soal penyelesaian proses ganti kerugian terhadap ratusan warga penghuni lahan di pinggir jalan Gabion raya Pelabuhan Belawan.

Hamzah Sinaga salah seorang korban pengusuran yang mewakili warga di Belawan mengatakan, saat ini sejumlah warga korban pengusuran memohon kepada seluruh aparatur negara yang mengerti tentang hukum serta berhati nurani agar dapat memperhatikan nasib warga korban pengusuran."

Mohon petunjuk kami sebagai korban penggusuran dari Pelindo I, tolong pak kemana kami mau diarahkan, saat ini berapa warga korban pengusuran merasa resah kalau kembali digusur sewenang wenang tanpa ada ganti kerugian.

"cobalah lihat nasib kami Pak, beginilah keadaan rumah-rumah pasca dihancurkan pihak Pelindo I Belawan, mebngakibatkan kondisi anak-anak kini tak mendapat penghidupan yang layak lagi serta tak lagi bisa sekolah, sumber air bersih hanya mengharapkan air hujan, apalagi penerangan arus listrik," cetus Hamzah Sinaga.(Red).


Post a comment

 
Top