0
BELAWAN | TV Online RI - Merasa dikibuli, ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan melakukan aksi mogok di pelabuhan belawan yang merupakan pintu gerbang perekonomian Sumut sempat melumpuhkan aktivitas bongkar muat berbagai jenis barang yang di muat dari sejumlah kapal domestic maupun maupun internasinal.

Dampak aksi mogok Jumat kemarin (07/10/2016) juga dirasakan kalangn pengusaha ekspor impor barang serta para pengemudi truk angkutan barang sehingga mereka terpaksa harus kehilangan penghasilan karena tidak dapat mengangkut barang keluar atau masuk Pelabuhan Belawan.
Massa pekerja yang tergabung dalam Primkop TKBM upaya karya pelabuhan Belawan Jumat kemarin sejak pagi berkumpul di kawasan jalan minyak menuju ke halaman depan Pelindo 1 Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Tri Setyadi Hartono dan GM Pelindo 1 Belawan Sahat Prawira Tambunan sempat melakukan dialog dengan sejumlah perwakilan buruh dan meminta mereka untuk menahan diri dan tidak memasuki kawasan Pelabuhan ujung Baru Belawan karena aktivitas bongkar muat gamdum telah dihentikan yang dilakukan pekerja lain telah dihentikan.Selanjutnya pihak Polres Pelabuhan Belawan dan PT Pelindo 1 serta pihak instansi yang terkait melakukan pertemuan dengan sejumlah unsur pengurus Primkop TKBM upaya karya diantaranya Sabam Manalu dan Mafrizal.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Primkop TKBM upaya karya kembali menegaskan mereka adalah pekerja bukan melakukan pemerasan terhadap pengusaha atau pengguna jasa di pelabuhan belawan seperti yang di tuding oleh salah seorang oknum perwira menengah di kepolisian
Pihak TKBM upaya karya pelabuhan belawan juga menuntut agar waktu dekat peryataan yang menyudutkan para pekerja bongkar muat barang di pelabuhan tersebut segera di cabut terkait dengan tuntutan tersebut kapolres pelabuhan belawan mengatakan pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada atasannya di Mapoldasu.
Sementara itu, seketaris TKBM Sabam manalu meminta agar masalah tariff TKBM tidak perlu di utak atik ,sebab semua sudah sesuai dengan mekanisme yang ada .apa lagi ini di utak atik oleh oknum petugas keamanan ,” ungkap Sabam Manalu (zul/Blw)



Post a comment

 
Top