0
MARELAN | TV Online RI - Kekesalan Asmuni (39) memuncak tatkala dirinya merasa tertipu oleh SRN selaku oknum PNS yang kerap bertugas di Kantor Camat Medan Labuhan dan ,emgajar di sekolah dasar.Pasalanya Asmuni sebelumnya terlanjur membeli surat tanah dari SRN tersebut senilai Rp59 juta namun belakangan objek tanah yang sesuai surat keterangan camat (SK) tersebut justru ada yang mengkalim berdasarkan sertifikat atasnama orang lain.

Mrasa dikibuli SRN selanjutnya Asmuni membuat laporan resmi ke Polres Pelabuhan Belawan nomor STTLP/204/VII/2016/SPK Terpadu tertanggal 27 Juli 2016 pukul 16.00 WIB.Dari pengakuan Asmuni pada awak media, Sabtu (12/11/2016) mengungkapkan, terkuaknya surat tanah bodong tersebut disaat dirinya hendak menjual tanah tersebut pada orang lain.

Akantetapi malah ada orang yang mengkalim tanah yang baru dibelinya tersebut berdasarkan adanya sertifikat tanah hak milik."Kurang ajar si SRN itu bang, aku ditipunya mentah-mentah malah saat dimintai pertangungjawabannya dengan mendatangi kerumahnya justru dia pulak yang marah-marah dengan mengucapkan bawa aja sekalian deking jenderalmu,"ujar Asmuni menirukan kalimat SRN tersebut.

Akibat adanya praktik penjualan surat tanah bodong tersebut, Asmuni mengaku mengalami kerugian besar baik materil maupun in materil sebab seharusnya tanah senilai Rp59 juta itu bisa dibuat modal usaha kini malah bermasalah gara-gara ulah tipuan oknum PNS tersebut.

Asmuni berharap agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus praktik penjualan surat tanah bodong itu agar orang lain tak menjadi korban penipuan kembali, kita juga mendesak agar oknum PNS penjual surat tanah bodong itu segera ditangkap meski kabarnya si SRN ini dikabarkan ada bekingan oknum polisi di Polres Pelabuhan Belawan terbukti hingga kini SRN tak terjamah hukum.(Red/Mrn). 

Posting Komentar

 
Top