0
MARELAN | TV Online RI - Selama ini berburu kerang sebagai sumber protein dan menirel yang tinggi bagi tubuh dicari di pesisir pantai namun tidak bagi keluarga besar Misdi (39), Ayah 3 anak ini justru mencari uang lewat budidaya kerang ditambak yang telah digelutinya sejak beberapa tahun lalu.

Ide pertama kali membudidayakan kerang tersebut menurut Misdi didapatnya dari pengalamannya ikut menjadi pekerja bubidaya tambak dari orang lain.Berbekal pengetahuan itulah Misdi memberanikan diri menyewa lahan tambak orang untuk membudidayakan tambak dengan modal sendiri.

Tak sampai setahun kata Misdi, sekitar 9 bulan kerang-kerang yang telah ditaburnya di dalam kolam tambak sudah membuahkan hasil kerang yang besar siap jual dengan perkiraan perkilogramnya ada sebanyak 30 kerang saja.


Ditemui di lokasi tambaknya Rabu (26/04) di Lingkungan 1 kawasan Danau Siombak Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Misdi yang didampingi Legimun berbagi cerita singkat soal pengalaman mengenai Budidaya tambak kerang ini.

Menurutnya, budidaya kerang tambak tak repot memeliharanya seperti budidaya ikan di kolam."Budidaya kerang tak repot kita memberi makannya Bang..hanya perawatannya saja seperti memasang jaring halus di sepanjang pinggir tanggul tambak agar kerang di dalam kolam tak hanyut terbawa arus pasang surut,"ungkapnya.

Selama menunggu masa panen 9 bulan kedepan, guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari biasanya Misdi menangkap udang pancing maupun kepiting bakau di alur sungai Paluh Pompong di kawasan ini selanjutnya setiap paginya dijual di pinggir simpang jalan Young Panah Hijau Marelan.

Saat ini lahan yang dikelolanya ada sekitar 0,5 hektar dengan penaburan bibit kerang sebanyak 200 ribu kerang yang diperkirakan panennya nanti bisa 1,5 ton hingga 2 ton.Ditanya dimana diperoleh bibit kerang? Misdi memberitahukan cari bibit tak sulit karena saat ini sudah ada yang menjualnya dari Tanjun Balai yang besarnya seperti biji Merica.

Perbungkus bibit kerang waktu itu saya beli Rp10 ribu, kala itu saya beli 20 bungkus bibit kerang atau untuk bibit saja saya mengeluarkan dana Rp200 ribu. 
Soal pemasarannya tak sulit ada saja orang yang pesan mesti belum ada pemasaran yang tetap, Kata Misdi sembari menunjukkan butiran kerang yang sudah berumur 6 bulan yang sudah bisa dipanen.

"Saya biasanya memanen kerang yang berumur 9 bulan atau besarnya sejempol kaki, kalau sudah sebesar itu harganya juga bisa mencapai Rp15 ribu/Kgnya akantetapi biasanya ada saja orang yang langsung memesan ketambak dengan harga jual Rp10 ribu/Kgnya,"terang Misdi yang juga pengurus ranting dari partai gerindra di Labuhan deli berdomisili di Lingkungan 4 Gang Tambak jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan tersebut.Mau tahu lebih lanjut silahkan lihat rekaman video hasil wawancara soal budidaya tambak kerang tersebut di https://www.youtube.com/watch?v=Qp2ApVv3Apg.(red).

Posting Komentar

 
Top