0
DUMAI | TV Online RI - Sejumlah warga pemilik kebun sawit diantaranya Jesman Marbun, Tingse Simbolon yang merupakan Kelompo Tani Suka Maju Bagan Besar Bukit Kapur Dumai memprotes pengerusakan dilakukan Atas perintah Ketua dan Panitera PN.Dumai yang diduga suruhan Zaenab Siregar.

Aksi Pengrusakan dengan menggunakan 2 alat berat beko tersebut berada di Kebun kelapa sawit milik JESMAN MARBUN,TINGSE SIMBOLON, SWIDA SIMBOLON Kelompok Tani Suka Maju
yang dikelola sejak tahun 1983 Berdasarkan Surat Izin Membuka Tanah (SIMT) tgl.20 Des 1983 seluas 30 Ha, dan telah mendapat Rekomendasi dari Kepala Kantor Pertanahan Kab.Bengkalis untuk diterbitkan sertipikat sesuai surat Kakan BPN Bengkalis No.10/750/1998 tgl.27 Maret 1998.

Pengerusakan atas perintah Ketua PN.Dumai sebagaimana dikatakan Panitera saat dihadang Pengacara Jesman Marbun yang datang terlambat menemui Panitera Sahat Hutagalung ,SH.MH dilokasi Kebun milik JESMAN MARBUN yang dirusak tersebut.

 Besar dugaan aksi pengerusakan dan diporak-poranda oleh 2 (dua) Alat Berat Beku atas suruhan Hj.ZAENAB SIREGAR (Foto ditengah 2 beku) yang mengaku sebagai pemohon eksekusi berdasarkan SKGR 127,128,129,130,131,132,133,134,135,367,368,448,449,450 dan 1082 tahun 2009.

Remot Sidauruk,SH ketika dikonfirmasi TIM investigasi dari PASUKAN KHUSUS GARUDA INDONESIA RAYA mengatakan, Pihak Pengadilan Negeri (PN).Dumai SALAH OBJEK MENGEKSEKUSI LOKASI LAHAN KEBUN SAWIT MILIK JESMAN MARBUN,dkk seluas 30 Ha karena dalam putusan Pengadilan Tinggi Riau No.110/PDT/2011/PTR.

Lahan milik JESMAN MARBUN Tidak ada perintah mengosongkan tanah dan sesuai data yang ada bahwa, SKGR tahun 2009 tersebut diduga hasil Rekayasa pihak-pihak tertentu karena pengakuan dan Pernyataan dari SAYUTI mantan Ketua RT pernah menjual tanah di daerah kelompok tani sentosa Kelurahan Bukit Timah RT.12 Kecamatan Dumai Barat kepada Zainab Siregar hanya seluas 3 Ha bukan 30 Ha.

Dan sesuai data yang ada letak lokasi, Batas sepadanyang dieksekusi tidak benar atas permasalahan PERBUATAN PENGRUSAKAN KEBUN SAWIT milik JESMAN MARBUN,TINGSE

SIMBOLON, SWIDA SIMBOLON kelompok Tani Suka Maju yang dilakukan dengan cara MELAWAN HUKUM dan SALAH OBJEK LOKASI dan TIDAK SESUAI dengan AMAR PUTUSAN PENGADILAN TINGGI RIAU No.110/PDT/2011/PTR tersebut.

Maka ibu MERIATI SITINDAON selaku kuasa dari keluarga JESMAN MARBUN,TINGSE SIMBOLON dan SWIDA SIMBOLON selaku Korban Langsung Melaporkan langsung permasalahan tersebut kepada LBH.KAP AMPERA dan PASUKAN KHUSUS GARUDA INDONESIA RAYA yang juga hadir saat Kebun sawit DIRUSAK dan Dieksekusi oleh PN.Dumai yang SALAH OBJEK Disaksikan para anggota POLRI dan WARTAWAN.

Atas perbuatan melawan hukum dilakukan PN Dumai Yang mengeksekusi lahan JESMAN MARBUN yang salah objek perkara tersebut, maka pihak LBH KAP AMPERA DAN PASUKAN KHUSUS

GARUDA INDONESIA RAYA selaku kuasa dari keluarga JESMAN MARBUN, TINGSE SIMBOLON dan SWIDA SIMBOLON melalui MERIATI SITINDAON langsung membuat laporan pelanggaran hukum ke pihak MABES POLRI dan POLDA RIAU serta ke POLRES DUMAI.

Hasil INVESTIGASI langsung dengan para saksi yang mengetahui letak lokasi milik JESMAN MARBUN Mengatakan bahwa Letak lokasi tanah milik JESMAN MARBUN 30 HA Terletak di
Kelurahan Bagan Besar RT.18 Timur Kebun sawit WAWAN PM, SELATAN ROJALI.(Red/Dmi).

Posting Komentar

 
Top