0

Medan | Potret RI - Berdirinya nya Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas di Polrestabes Medan, selasa, 6/3 dibuka dan diresmikan Kapolrestabes Medan.

"Posko Indikasi Tangkap Lepas narkoba ini, sebagai upaya tidak terjadinya image di masyarakat terjadi tangkap lepas yang dilakukan petugas. Disatu sisi untuk mempergampang masyarakat mengadukan apabila ada terjadi tangkap lepas. Kalau memang ada terjadi tangkap lepas yang dilakukan oleh anggota, akan kita tindak tegas", ujar Kombes Dadang.

Selain Kapolrestabes Medan, acara peresmian Posko Indikasi Tangkap Lepas Narkoba dihadiri para pejabat utama di Mapolrestabes Medan, Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan, BNNP Sumut, Muspika, para pemuka agama, pemuka masyarakat, LSM dan juga Organisasi Kepemudaan (OKP).

Sementara itu lembaga yang bergerak terhadap anti narkoba, diantara yang hadir dari GRANAT KOTA MEDAN Muhammad Nur, S.H didampingi oleh wakil bendahara Granat Kota Medan Neetu Raj.

Sekretaris Srikandi Granat Kota Medan Yenni Arliza memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolrestabes Medan Kombespol Dadang Hartanto atas diresmikannya Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba di Polrestabes Medan.

"Kami dari GRANAT patut memberikan apresiasi kepada Pak KAPOLRESTABES Medan beserta jajaran Polrestabes Medan khususnya Satnarkoba yang menjadi ujung tombak dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, kita juga sebagai elemen masyarakat menjadi lebih mudah untuk berperan aktif dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, perlu kita sadari bahwa bahaya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba bukan hanya merupakan tanggung jawab Kepolisian dan Badan Narkoba Nasional , namun peran serta kita sebagai organisasi penggiat anti narkoba dan elemen masyarakat juga harus aktif dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, mari kita memerangi narkoba dengan dimulai dari diri kita sendiri, keluarga kita, kemudian lingkungan kita",ungkapnya.

Menurutnya, dengan diresmikannya Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba di Polrestabes Medan, akan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkoba, karena masyarakat dapat mengadukan langsung ke Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba apabila masyarakat menemukan indikasi tangkap lepas, dan dengan demikian paling tidak akan membatasi ruang gerak bagi kemungkinan bandar serta pengedar, kita seluruh elemen masyarakat harus mendukung pelaksanaan program kerja Polrestabes Medan dalam pemberantasan Narkoba demi untuk menghentikan peredaran gelap narkoba di kota Medan, pungkasnya.

Maraknya isu yang beredar di masyarakat terkait dengan terjadinya tangkap lepas terhadap pelaku narkoba, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto SH, SIK, MSi secara resmi membuka Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba, bertempat di halaman kantor Sat Narkoba Polrestabes Medan, Selasa (6/3/2018) pagi.

Dalam amanatnya Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, Posko Indikasi Tangkap Lepas ini dibuat sebagai upaya menan tubuhgkis adanya penyimpangan yang dilakukan petugas terhadap  tersangka narkoba.

Di negara kita ini, lanjut Kombes Dadang,"kasus narkoba termasuk dalam Kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime), jadi perlu dilakukan pemberantasan yang sungguh-sungguh dan tidak neko-neko".

Disisi lain dari berdirinya Posko ini masih ada Plus dan Minusnya, indikasi untuk menyelesaikan masalah Narkoba sangat sulit diberantas malah terindikasi ada zona baru yang memberikan peluang kepada jajaran narkoba melakukan tindakan kepada pengguna malah tidak untuk direhab, sesuai dengan UU Narkotika.(Red.Su/tim)

Posting Komentar

 
Top