0

POTRETRI007.COM-Marelan - Ratusan pedagang pasar 5 Marelan yang berada di pinggir jalan raya Marelan maupun jalan M.Baasyir, hingga Senin sore ini (19/03/2018) menjadi korban pengusuran paksa pihak Satpol PP Pemko Medan.

Tampak sejumlah lapak berjualan milik pedagang diratakan alat berat serta puluhan petugas Satpol PP Kota Medan.

Para pedagang yang keberatan tak bisa berbuat banyak untuk mencegah aksi pengusuran melainkan hanya bisa pasrah.

Para pedagang korban pengusuran mengaku akan tetap bertahan berjualan di pinggir jalan karena lapak dan kios di pasar induk Marelan sudah penuh lagipula harus membayar DP Rp3 juta untuk lapak ikan dan sayur serta DP Rp5 juta untuk kios di lantai 2 kepada pihak P3TM.

"Gimana kami mau pindah Bang..soalnya lapak dan kios di pasar itu sudah penuh, giman nasib kami ini bang,"keluh para pedagang korban pengusuran.

Para pedagang juga bilang, padahal kemarin dari hasil RDP DPRD kota Medan komisi C merekomendasikan agar tak ada lagi pengusuran serta stanvas pembagunan di pasar induk marelan serta diadakannya pengundian ulang.Ungkap pedagang tersebut.

Sementara itu Sofyan selaku Kasatpol PP Pemko Medan didampingi Camat Marelan Charuriza dan Lurah Renggas Pulau Irwan Daniel Nasution mengatakan penertiban dilakukan.pada para pedagang sebelumnya telah ada dilayangkan surat pemberitahuan agar pedagang direlokasi kelokasi pasar induk marelan yang telah disediakan.

"Penertiban pedagang serta relokasi ini akan berlanjut sehingga jalan Marelan tak lagi mengalami kemacetan,"ungkapnya singkat disela memimpin kegiatan relokasi dan penertiban di jalan M.Baasyir Marelan tersebut.(leo/Hs).

Posting Komentar

 
Top