0
"Expo warna warni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memberikan pelayanan One day service"

Medan | Potret RI - Daya tarik investasi di daerah sangat dipengaruhi oleh kemauan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang bersahabat, aman dan kondusif serta tidak terlalu membebani para investor. Oleh sebab itu Pemerintah daerah didorong untuk memiliki kinerja investasi yang balk dan lebih kreatif dalam melakukan upaya menjaring investor serta mampu memahami hal-hal yang menjadi dasar pertimbangan para pemodal dalam berinvestasi serta mampu mempromosikan potensi dan peluang investasi yang dimiliki dengan cara yang menarik, sistematis, efektif dan tepat sasaran. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk Kepedulian untuk menumbuh kembangkan target Pencapaian serta meningkatkan volume investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah Kota Medan menjadi dasar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan mewujudkan komitmen dalam upaya pemasaran produk usaha kecil menengah sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007, dengan turut mendukung Dewan Kerajinan Nasionan Daerah (Dekranasda) Kota Medan dalam  Jakarta.

Pameran yang diselenggarakan di Sun Plaza tanggal 29 Juni – 1 Juli 2018 itu merupakan rangkaian dari acara peringatan Hari Jadi Kota Medan dan disamping acara lainnya seperti talkshow dengan pelaku bisnis, pelatihan dan peragaan busana, DPMPTSP mengadakan Kegiatan untuk kepengurusan izin One Day Service.

DPMPTSP yang bekerja sama dengan Dekranasda dan Dinas Perindustrian menampilkan produk-produk kerajinan karya pelaku usaha Medan disetiap kecamatan yang turut mengikuti expo pameran warna warni kerajinan 2018, seperti beragam pakaian, tas dan sepatu dari kain batik Medan, sepatu dari bahan kulit, hingga kerajinan dari kayu. Tak ketinggalan tentunya informasi seputar investasi disajikan melalui media brosur.

Walikota Medan  Drs. T. Dzulmi Eldin S, M.Si membuka pameran tersebut pada hari Jumat, 29 Juni didampingi Ketua Dekranas Kota Medan dan Kepala Dinas Penananab Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan Ir. Hj. Purnama Dewi, MM.

Pihak penyelenggara mencatat banyak pengrajin dari setiap kecamatan berpartisipasi dalam pameran ini. 

Sementara itu banyak juga minat masyarakat yang memanfaatkan kegiatan yang diadakan DPMPTSP untuk Kepengurusan Izin One Day Service,"One Day Service yang kita adakan di expo kali ini untuk menumbuh kembangkan minat pengrajin dan industri kecil dan menengah untuk dapat bersaing dan meningkatkan perekonomian," ungkap Ir.Gunawan Kasie.Perhubungan.

Berkaitan dengan expo warna warni juga dapat menimbulkan minat dan menunjukkan potensi masing masing daerah,  guna menyedot investasi.

Di lain sisi menyikapi kemacetan yang dapat dilihat di salah satu Pusat Mall terbesar itu Kasie.Perhubungan Ir.Gunawan saat dikonfirmasi tim media,"kita sudah menghimbau dan memberitahukan agar kemacetan yang ditimbulkan dari pengunjung yang datang ke mall agar dievaluasi, dan ini bukan saja untuk kepentingan pengunjung namun warga dan masyarakat yang melintas di depan Mall Sun Plaza ini", ungkap Gunawan.

"Untuk menciptakan kenyamanan tersebut dan kesadaran dari warga juga perlu dalam mengatasi kemacetan yang ditimbulkan dari pengunjung Mall, yang ada di Kota Medan", terangnya kembali.

"Disamping pengunjung yang banyak hadir di mall perlu dirubahnya konsep drop passenger, hal ini semakin adanya taksi online pada banyak penggunaan moda transport berbasis online tersebut, dan kita bisa lihat setiap menit tidak ada jeda dalam mengedrop dan menaikkan penumpang pada taksi online, kita juga meminta pengusaha Mall untuk mengevaluasi area drop passenger di mall milik mereka," ungkapnya saat mengadakan pengawasan pada di area drop passenger terhadap jalan arifin dan jalan keluar Sun Plaza.(Red.Su/Tim)

Post a comment

 
Top