0

POTRETRI007.COM- Aneh Sidang Ke.8 Oknum Wartawan Bharindo Pada Kamis (28/6) Dalam Acara mendengarkan Keterangan Saksi, Dilihat Dari Balik Kaca Oleh Tim Investigasi Yang Sengaja Memantau Jalannya Persidangan Yang Bergabung Dengan Para Awak Media, melihat Ada Kejanggalan Didalam Persidangan Karena Saat Terdakwa Duduk Di Kursi Pesakitan, Ternyata tidak Terlihat Pengacaranya Duduk Di Kursi Meja Penasehat Hukum, Dan Herannya Dalam ruangan Persidangan Hanya Ada Majelis Hakim Yang Dipimpin S.Hutagalung,sh.Mh, 2 Anggota Majelis ,Panitera Dan Jaksa H.F.Munte,sh. Dan Kelihatan Polisi Duduk Dibelakang Dan Tak Seorangpun Para Hadirin

Yang Hadir Dikursi Panjang, Kursi Panjang Kosong Melompong,terkesan Sidang Tertutup. Terlihat Dari Balik Kaca Ketika Ketua Majelis Mengawali Persidangan,terdengar Sayup Sayup, ketua Majelis Mengatakan Bahwa Pengacara Terdakwa Rahma Kareni, SH Tidak Bisa Hadir Dengan Alasan Sakit Diare. Walaupun Tanpa Dihadiri Pengacara Sidang Harus Tetap Dilaksanakan Karena Waktu Sudah Sangat Mepet Dan Mendesak Kata Ketua Majelis. 

Terdakwa Yang Duduk Lesu Dikursi Pesakitan Tercengang Dan Terheran Heran Karena Terdakwa Tidak Ada Dikabari Terlebih Oleh Pengacaranya. Ketika Ketua Majelis Menanyakan Kepada Terdakwa Mana Saksinya.

Dengan Tegas terdakwa Mengatakan Bahwa Nama Nama Dan No.Hp Dan Alamat Saksi Sudah Diserahkan Kepada Pengacara Rahma Kareni, SH, Ketika Rahma Kareni, SH Mengunjungi Terdakwa Di Rutan Sehari Sebelum Hari Raya Idul Fitri Dan Semua Bukti Bukti Juga Sudah Diserahkan Kepada pengacara, Jadi Yang Menghubungi Para Saksi Itu Sudah Diserahkan Ke Pengacara Ungkap Terdakwa Kepada Majelis Hakim. Sekali Lagi Kelihatan Terdakwa Duduk Lemas Dan Tertunduk Sedih Karena Tak Seorangpun Saksi Yang Hadir.

Dikarenakan Hakim Menekankan Bahwa Waktu Sudah Mepet, maka Jaksa Dipersilahkan Membacakan Surat Tuntutan Yang Telah Disiapkan Jpu

Surat Tuntutan P42 Warna Merah Setebal 11 Halaman Hanya Dibacakan Sekejap Saja Tidak Sampai Semenit, Jpu H.F.Munte, SH Hanya Membacakan Halaman Terakhir Dengan Menuntut Terdakwa Dengan Hukuman Penjara 3 Tahun Ditulis Dengan Tinta Hitam, selanjutnya Jpu Menyerahkan Surat Tuntutan Kepada Ketua Majelis Dan Terdakwa Tanpa Dihadiri Pengacara, para Saksi Dan Para Hadirin Yang Biasanya Memenuhi Kursi Panjang, Sidang Selanjutnya Akan Dilaksanakan Senin 2 Juli 2018 Untuk Mendengar Surat Pembelaan Dari terdakwa Dan Penasehat Hukum Terdakwa. Terlihat Terdakwa Ada Menyerahkan Surat 3 Lembar Kepada Ketua Majelis Dan Jpu.(Red/Tim)

Post a comment

 
Top