0
POTRETRI007.COM - Aksi kekerasan terhadap nelayan kembali terjadi, kali ini dialami nelayan kapal pencari kerang asal Tanjung Balai berawak 6 ABK KM.Barokah Sari GT 15 diberondong tembakan secara membabi buta di perairan Bagan Siapi-api atau Pulau Halang.

Mengakibatkan Seorang awak kapal tewas tertembak dibagian dada  bernama Manggor (47) warga Hokly Pematang Baru Kelurahan Pematang Pasir Lingkungan 1 Tanjung Balai.

Sementara awak kapal lainnya warga yang sama dengan korban bernama Agus (25) terkena peluru
    di kepala kanan
 Selanjutnya korban bernama Irwansyah (26) juga terkena
    tembakan di bagian bokong/
    amunisi masih di dalam.

Sedangkan awak kapal yang selamat selaku saksi mata bernama Ikep (23) dan Heri (35) warga Perumnas Batu Lima,Tanjung Balai.

Keterangan yang diterima menyebutkan
Pada hari Senin tanggal 10 September 2018 pukul 10.10 WIB kapal Fery Mercury Express membawa para korban KM. Barokah Sari (GT. 15) yang dinahkodai Sumpel dari Panipahan ke Dermaga Tangkahan Pasiran, Tanjung Balai.

Secara Kronologis kejadian disebutkan, Semula pada Minggu sekitar pukul 23.00 WIB KM. Barokah Sari melakukan kegiatan mencari kerang dengan menggunakan alat Teg Telan di perairan Bagan Siapi-Api tiba-tiba kapal KM. Barokah Sari disorot lampu yang sangat terang dan mengakibatkan ABK kapal KM. Barokah Sari silau dan langsung ditembak dan dikejar selama 2 jam. Menurut saksi a.n. Sdr. Ikep yang tahu ciri-ciri kapal penembak adalah Sdr. Iyal.

Sementara Posisi korban Manggor terkena tembakan di samping kanan anjungan kapal, Sdr. Agus terkena tembakan saat menggulung tali di Castel, Sdr. Iwan terkena tembakan di dapur saat sedang menggambil karung tempat mengemas kerang.
Setelah itu nahkoda KM. Barokah Sari a.n Sumpel menginfokan ke kapal yang lain untuk minta pertolongan.
Pada hari Senin Pukul 05.00 WIB pertolongan datang dari Sdr. Iksan (anggota TNI AD) dengan menggunakan kapal Teg Telan/Tankrang dan menyarankan KM. Barokah Sari untuk sandar di Posmat Panipahan dan langsung dibawa ke IGD untuk dapat perawatan pertama.

Sekira Pukul 07.00 WIB korban beserta 2 ABK dibawa ke Tanjung Balai dengan menggunakan kapal Fery KM. Mercury Express 1 no 177.

Sementara itu berdasarkan hasil pemeriksaan dokter RSUD dr. Tengku Mansyur kota Tanjung Balai :
Korban meninggal dan akan dilaksanakan autopsi di RS. Jasmin Saragih Pematang Siantar. Anggota Lanal TBA yang ikut serta yaitu Sert Yosrizal dan Kopda Patisari Ginting.
Sekira pukul 13.05 WIB korban a.n. Sdr. Agus dan Sdr. Irwansyah dibawa ke RS Bhayangkara Medan dengan menggunakan ambulance dan untuk proyektil kondisi pecah di dalam.(leo/HS)

Post a comment

 
Top