0
"Kapolresta Dharmasraya Ungkap Kasus di Wilayah Hukumnya di Makopolresta Dharmasraya"


Dharmasraya | Potret RI - Kabupaten Dharmasraya adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, dan pernah berdiri sebuah kerajaan Melayu dengan nama ibu kotanya Pulau Punjung.

Kabupaten Dharmasraya yang merupakan daerah perbatasan antara beberapa wilayah, diantaranya Kabupaten Sijunjung, Provinsi Jambi, Kabupaten Solok, dan Provinsi Riau.

Letak dan Posisi ini menjadi tugas yang sangat signifikan bagi Kapolres Dharmasraya AKBP. Imran Amir, S.I.K, MH. Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas dari AKBP. Imran Amir, kesempatan itupun disampaikan Kapolres untuk dapat bersinerginya pada informasi yang didapat awak media, baik media cetak maupun online dan elektronik.

Kapolres yang didampingi jajarannya sebelumnya juga mengungkapkan kepada awak media di Makopolresta kasus kasus kriminialitas mulai meningkat dibeberapa tempat dan sudah wajib bersinergi untuk melaksanakan kenyamanan dan keamanan di wilayah hukum Dharmasraya dibawah kepemimpinan Polresta Dharmasraya, selasa 19/12

Pada temu pers kali ini AKBP. Imran Amir, S.I.K, M.H menyampaikan bahwa sudah masuknya Narkoba diwilayah Dharmasraya, para pelaku ini masih tergolong masih muda, generasi yang harus diselamatkan, dan tidak menjadi virus bagi generasi lainnya.

"Pelaku kriminalitas dengan kasus narkoba masih berusia 23 tahun, dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan hal ini menjadi konsern kita bersama, diantaranya dari warga tarantang Koto Baru, berinisial U (23) tahun, RS warga Teluk Lancang kab. Tebo Jambi, dan kasus tindakan asusila terhadap lawan jenis berinisial AG warga Jorong Koto Agung, Kenagarian Sungai duo Sitiung", terang Imran Amir.

Selain menyampaikan beberapa kasus di Makopolresta, Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir, mengajak kepada awak media untuk berkerja sama dan sering informasi. "mari kita bersinergi dengan berbagi informasi dan membantu terhadap tindakan kriminal atau penyalah gunaan obat terlarang yang nota benenya sudah sangat menghawatirkan, Ini semua sangatlah penting," ungkap Kapolresta kembali.

"Disampingi itu juga saya tegaskan,bila mana ada kedapatan anggota saya sedang duduk di kf segera informasikan sama saya, melalu wa saya, alat komunikasi ini yang saya punya ini terbuka 24 jam", tegas Kapolres

"Terakhir saya pesan kepada rekan  - rekan media hindari berita HOAk atau ujaran kebencian yang mana akan merugikan orang lain". ujar Kapolres.(Red.su/Wahyudin)

Posting Komentar

 
Top