0
POTRETRI007.COM- Pasca Aksi Damai Masyarakat Sari Rejo Polonia Medan di Depan Kantor BPN Medan (14/1) dan Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (21/) yang diikuti ribuan warga Menuntut Agar Pemerintah segera menuntaskan Permasalahan Tanah Sari Rejo Polonia Medan.
Danjen Passus Ginra R.Soekrisno menghimbau pada masyarakat Sari Rejo dalam.menuntut haknya untuk senantiasa
Persatuan dan Kesatuan Demi Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Untuk Kepentingan Negara Dan Masyarakat. Kepada Masyarakat jangan mudah Terprovokasi oleh Oknum Pihak-pihak tertentu yang mempunyai kepentingan sesaat, hal ini diungkapkan Danjen Passus GIR saat dimintai keterangannya via telepon (24/1).
"Kita harus benar-benar menjaga Stabilitas Keamanan ,dan kita harus bersabar dalam mengikuti penyelesaian Masalah Tanah Sari Rejo, kita percayakan aja kepada Pihak Tim Penyelesaian Masalah Tanah yang telah di bentuk oleh Pemerintah Pusat .Sebab permasalahan Tanah Polonia menyangkut tentang Status Alas Hak dan adanya Penguasaan Wilayah oleh Pihak TNI AU,karena sebelum Bandara Polonia Pindah, Wilayah Polonia Medan termasuk Wilayah Kawasan Pengamanan TNI-AU dan di Polonia Medan Hingga kini merupakan Daerah Pangkalan Udara TNI-AU , dulu dikenal dengan Lanud Polonia Medan sekarang telah berubah menjadi LANUD TNI AU Suwondo. Kita harus bersabar menghadapi permasalahan ini, bila itu hak masyarakat dapat dibuktikan dengan alas hak yang kuat,yakinlah "Hak Tetap Hak" yang terpenting jangan ada dusta diantara kita, Masyarakat Sari Rejo 11 Tahun yang lalu telah mendapat dukungan Moriil dari Kepala BPN Medan yang dituangkan dalam Surat Pernyataan tertanggal 7 Januari 2008 ditanda tangani  Ronsen Pasaribu..(red).

Posting Komentar

 
Top