0
"Sekcam Parung Panjang Terkait ucapan yang dilontarkan kepada salah satu wartawan yang melecehkan profesi jurnalis"

Parung Panjang | Potret RI - Pejabat Daerah yang bertugas sebagai wadah untuk mewakili masyarakat merasa gerah dan melakukan sebuah tindakan yang melecehkan jurnalis baik itu jurnalis sebagai profesi di media online maupun cetak, hal ini membuat profesi yang turut memperjuangkan negeri ini sebagai wadah menyampaikan Kemerdekaan Negeri ini, merasa terlecehkan oleh oknum yang bertugas sebagai Sekretaris Camat.

Parung panjang yang merupakan bagian dari wilayah administrasi kota Bogor, peristiwa yang dialami sahabat jurnalis pun menuai viral dan kecaman terhadap pejabat daerah yang seenaknya mengeluarkan bahasa yang menyudutkan dan melecehkan para jurnalis.

Terkait dengan adanya pemberitaan yang telah Viral atas di Diduganya pelecehan yang dilakukan oleh Sekcam Parungpanjang Icang Aliudin atas ucapan yang telah di lontarkan kepada salah satu wartawan Barometer Indonesia News pada hari jumat, 18/1/2019.”Bahwa tidak pernah baca online karena susah bacanya termasuk Media Cetak tidak perlu dibaca hanya cukup untuk digunakan mengelap saja. Saya tidak mau berhubungan dengan Media Online dan Cetak.” Ujar Sekcam Parungpanjang kepada tim wartawan Baramoter Indonesia News. 

Yang  saat itu wartawan dari Barometer Indonesia News datang hanya ingin hendak Klarifikasi atau meminta nota jawab Sekcam mengenai Taman di kantor Kecamatan Bogor bagian Barat yang seperti terbengkalai.

Dengan sikap Sekcam Parungpanjang tersebut, media online Potret RI 007 beserta seluruh jajaran redaksi mengecam keras atas perilaku Sekcam Icang Alaudin itu karena perkataan Beliau terhadap awak media yang datang ke kantornya, sama juga suatu penghinaan terhadap Dunia Jurnalis yang dimana sebagai Sosial Kontrol di Negara Republik Indonesia ini yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers No.40 Tahun 1999.

Banyak hal dan peristiwa, yang sudah dilakukan tim media baik dalam maupun luar negeri  bersinergi dan bekerja sama dengan Tentara Negara Indonesia – Kepolisian Republik Indonesia (TNI-Polri) juga Pemerintahan  sampai ke desa-desa, banyak sudah dengan pemberitaan jadi bermanfaat dampaknya sangat positif. 

Berbagai berita kan media menyajikan, sangat tidak elok seorang Sekcam yang notabene berpendidikan tinggi berstatemen sampai sejauh itu. dengan sikap Sekcam tersebut menimbulkan suatu efek yang tidak baik bagi pelaksana tugas sebagai Sekcam sebagai pelayanan masyarakat.

Sedangkan di era modern seperti saat ini Media Online sangat di butuhkan karena lebih cepat dan Update dalam memberikan informasi brita kepada masyarakat dan Media Cetak berisikan tulisan tentang informasi berita yang di cetak untuk dibaca oleh masyarakat bukan untuk Kain Lap.

“Saya ingin meminta Klarifikasi kepada Sekcam atas bahasanya yang saya anggap itu telah menghina Profesi Jurnalis di Negara Republik Indonesia ini.”tutup Noven. (Red.Su/Tim)

Posting Komentar

 
Top