0
POTRETRI007.COM - Pasca aksi Protes Nelayan Pekan Labuhan, Ahmad Jafar selaku tokoh masyarakat nelayan angkat bicara soal lanjutan verifikasi nelayan yang terkena dampak proyek reklamasi Kementerian Perhubungan Laut dan PT Pelindo I,  masyarakat nelayan yang didata pada tanggal 31 Januari 2019, itu telah selesai didata Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Medan.

Hal itu disampaikan Ahmad Jafar selaku Tokoh Nelayan Medan Utara saat ditemui Sabtu (02/02/2019) di TPI Kampung Nelayan Indah mengatakan, sangat berterima kasih dan mengapresiasi kawan - kawan yang selama ini berjuang keras sudah melakukan verifikasi.

“Untuk selanjutnya,  masyarakat nelayan yang diversifikasi,  itu akan mendapatkan tali asih dari PT Prima Peti Kemas terhadap masyarakat nelayan yang terkena dampak proyek reklamasi” kata Ahmad Jafar.

 Disisi lain kita sangat mengecam keras atas terjadinya trouble-trouble,  upaya-upaya penggagalan oleh kelompok masyarakat.
“Dan kita mensinyalir dalam hal ini kelompok kelompok tersebut itu ditunggangi oleh elite - elite politik yang saat ini sedang mencaleg diri,  seperti yang kita tahu,  saat ini adalah tahun - tahun politik,  kita berharap dengan sangat,  jangan ada pemanfaatan - pemanfaatan masyarakat terhadap politik yang mereka gelut tahun ini. Ujarnya kembali,

Lanjut Jafar,  Kedepannya kita berharap jika ada kelompok - kelompok seperti ini yang coba-coba menghalangi,  mempersulit dan ada upaya-upaya untuk menggagalkan niat baik dari pada perusahaan-perusahaan tersebut.

“Kita meminta kepada pihak kepolisian untuk mengambil langkah langkah tegas,  sikap tegas,  dan orang seperti ini harus diproses secara hukum,  karena apa,  karena mereka sudah tidak menghargai niat baik dari Dinas Perikanan maupun perusahaan yang melakukan pengembangan reklamasi itu,  pada prinsipnya masyarakat nelayan yang ada di Medan Utara ini,  sangat mendukung penuh langkah-langkah Dinas Perikanan maupun perusahaan pengembang dari pada proyek reklamasi tersebut.,  kata Ahmad Jafar kembali yang ditemui diujung Pelabuhan Kampung Nelayan Indah.

Sebelumnya diketahui, puluhan massa nelayan asal Pekan Labuhan dikordinir Nazaruddin dan Jalaluddin berkumpul di halaman kantor Lurah Pekan Labuhan hingga nyaris bentrok bersitegang dengan kordinator verifikasi data nelayan yang baru berinisial HF gegara masalah sebagian data verifikasi nelayan belum ada terdaftar hingga membuat emosi Nazaruddin yang mengklaim dirinya sebagai tim verifikasi data nelayan yang telah diunjuk sebelumnya.(leo/gs).

Post a comment

 
Top