0

POTRETRI007.COM - Ketua Pjs.HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE mengapresiasi serta mengucapkan  terima kasih pada pihak Konjen RI di Malaysia dan Komite II DPD RI Parlindungan Purba yang telah berupaya memperjuangkan pembebasan keenam nelayan asal Kab.Batu Bara Sumut yang ditangkap kembali ke.tanah air dengan selamat.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa ke 6 Nelayan Asal Desa Lalang Kec. Medang Deras Kab. Batu Bara, di tangkap Aparat Hukum Malaysia  pada tanggal 17 Januari 2019 lalu.

Adapun keenam nelayan bernasib malang tersebut masing-masing bernama Misdi, Zulkifli, Badri, Ridwan, Muhammad Adi dan Bagan

Atas kejadian tersebut DPD HNSI Sumut telah bekoordinasi dengan Konjen RI di Pulau Penang bermohon agar ke 6 Nelayan tersebut dapat dibebaskan.

Alhamdulillah dengan upaya dari semua pihak yang terlibat  sehingga hari ini Selasa (12/03/2019) ke enam nelayan tersebut telah bebas dan  tiba di Bandara Internasional Kuala Namu Medan.

Melalui media ini DPD HNSI Sumut, mengucapkan terima kasih kepada semua Pihak terkhusus Konjen RI di Pulau Penang yg selalu serius dalam penanganan masalah pelanggaran batas wilayah ini.

Tidak terkecuali kepada Abangda Parlindungan Purba (Komite II DPDRI asal Sumatera Utara) yang dalam kesibukan beliau terus melakukan upaya-upaya agar nelayan kita dapat di kembalikan.

Kami menganggap beliau (Parlin- red)  pantas untuk menjadi anggota DPD RI asal Sumut.

Kita tidak bisa berhenti sampai disini,
Zulfahri Siagian, SE sebagai ketua DPD HNSI Sumatera Utara akan selalu berkoordinasi dgn seluruh pihak karena masih ada nelayan kita yang sedang menjalani proses hukum di Negeri Jiran tersebut.
Misalnya 5 Nelayan asal Pantai Labu, Deli Serdang Sumatera Utara yakni Leman, Abdul Roni, Andika, Irwansyah dan Zulkifli.

Ke 5 nelayan tersebut di tangkap pada tanggal 20
Feb 2019 dan sampai saat ini masih menjalani proses pemeriksaan, Tutup Tokoh Nelayan yang akrab di sapa Ketua Fahri tersebut. (Jaka/HS).

Post a comment

 
Top