0
POTRETRI007.COM - Dalam
Menyikapi maraknya pemberitaan di beberapa media online beberapa hari belakangan ini, terkait lemahnya pengawasan terhadap barang bawaan penumpang di kapal KM.Kelud akhirnya pihak Bea Cukai Belawan memberikan penjelasan (Klarifikasi) pada awak media.

Pihak Kantor Pelayanan Bea Cukai Type Madya Pabean Belawan mengundang salah satu organisasi wartawan di Belawan untuk membahas permasalahan tersebut pada Selasa (02/07).
Adalah Belawan Pers Club (BPC) yang memenuhi undangan pertemuan tersebut.

Pihak BPC yang ikut menghadiri pertemuan itu diantaranya adalah Ketua BPC, Syahrial Efendi Damanik, Wakil Ketua Samsul Bahri Hasibuan, Sekretaris Armen Tanjung, Wakil Bendahara P. Sitorus, dan beberapa anggota lainnya.

Dalam pertemuan itu pihak Bea Cukai Belawan yang diwakili oleh Kabid Humas Bea Cukai Belawan Agus Simanjuntak didampingi Despan Sinaga menjelaskan, bahwa pihaknya tidak lemah dalam pengawasan di kapal KM.Kelud.

 "Sebenarnya kita tidak lemah dalam pengawasan barang bawaan penumpang, karena barang bawaan penumpang itu kategori barang dari dalam negeri, cuma Batam itu kan Indonesia juga. Kalau disana tidak diperiksa pihak kepabeanan maka kita pun tidak melakukan pemeriksaan disini", ujar Agus menerangkan.

Selanjutnya Agus mengatakan, bahwa pihaknya pada kedatangan kapal Kelud kemarin ada melakukan penangkapan terhadap barang bawaan penumpang berupa minuman keras merk Bir, Black Label dan beberapa merk miras lainnya.

Sementara itu Ketua BPC Syahrial Efendi Damanik menekankan agar pihak Bea Cukai senantiasa melakukan pemeriksaan secara serius terhadap kedatangan kapal Kelud dari Batam yang notabene kota tersebut masuk kategori pelabuhan bebas.

 "Seharusnya kalian memeriksa barang-barang penumpang itu lebih serius lagi" ujar Ketua BPC yang akrab disapa Bung Manik itu.

Pertemuan  sekitar satu jam yang berlangsung di ruang Aula lantai 3 kantor Bea Cukai Belawan itu disimpulkan untuk melakukan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat ke depan.(HS/Blw).

Posting Komentar

 
Top