0
POTRETRI007.COM- Nama Kek Buyung (68) warga Lingkungan 13 Kel.Pekan Labuhan memang tak banyak  orang kenal akantetapi setiap hari Kek Buyung dengan segala keterbatasannya tak pernah mengeluh untuk senantiasa mengutip sampah yang hanyut dialiran sungai deli.

Bermodalkan rakit yang dibuatnya sendiri dari bahan sampah yang hanyut berupa fiber, kayu serta pelambung seadanya Kek Buyung tampak asyik mengutip sampah-sampah plastik walau beresiko tinggi dengan seumur Kek Buyung yang sudah menjelang senja tersebut.

Kek Buyung memang hidup sebatang kara di dalam gubuk kecil yang dibangunnya sendiri dari bahan sampah itu sendiri dari Sungai Deli tersebut.

Tak berharap banyak, Kek Buyung giat mengutip sampah di aliran Sungai Deli setiap harinya dikarenakan semula ia merasa prihatin melihat kondisi sungai deli yang sudah tak jernih semasa ia kanak-kanak dahulu.

Setelah dipandanginya tumpukan sampah di Sungai Deli itulah Kek Buyung terobsesi untuk membuat rakit sekaligus untuk mengutipi sampah plastik yang hanyut selanjutnya dikumpulkan untuk dijual meski hasilnya cuma Rp30 ribu perharinya.

"Hasil dari pencarian sampah plastik di Sungai bersejarah kota Medan itu terkadang cuma dapat dijual Rp30 ribu untuk makan," ungkap teman Kek Buyung bernama Kek Rahman (66) saat berada di rumah Kek Buyung.

Menurut Kek Rahman,  sebenarnya Kek.Buyung sejak dulu hidup sebatang kara, adapun  Saudaranya ada tapi tinggalnya jauh di Hamparan Perak dan hanya sesekali berkunjung ke gubuk Kek Buyung.

"Dapat sampah plastik sebanyak 3 kotak fiber baru dapat uang Rp30 ribu dijual ke tukang botot atau agen botot yang datang langsung ke gubuk Kek Buyung,"kenang Kek Rahman menceritakan sembari menginformasikan kalau kondisi indra pendengaran Kek.Buyung sebenarnya ada gangguan sehingga kurang mendengar kalau dipanggil.

Kek Buyung itu kalau mengutip sampah tatkala saat banjir air surut arah Medan ke laut Belawan, sampah yang dikutip berupa sampah bentuk botol, papan, kayu, fiber,
Ironisnya kata Kek Rahman, selama ini Kek Buyung tak pernah ada mendapatkan bantuan dari Pemerintah baik itu Raskin, BPJS maupun PKH padahal Kek Buyung merupakan warga asli Pekan Labuhan ber KTP Pekan Labuhan bahkan gubuk Kek Buyung kerap bocor saat hujan turun maklum saja  gubuknya hanya terbuat dari barang bekas yang hanyut di Sungai Deli.kata Kek Rahman sembari menunjukkan gubuk Kek Buyung yang sekedarnya saja.(HS/gs).

Post a comment

 
Top