0
POTRETRI007.COM- Acara Reses atau temu konstituen tahap 1 dilaksanakan Drs.Abdul Rahman anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Partai Golkar tahun 2020 di Desa Klambir Kebun berlangsung sukses, Senin malam (17/02/2020).

Turut hadir dalam acara menyerap aspirasi masyarakat tersebut dari kalangan ibu perwiritan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh ulama, Camat Hamparan Perak serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

 Klumpang Kebun Handayanto, KUA Hamparan Perak Zainal Arifin, Anggota DPRD Kab.Deli Serdang Ustad Adami, mewakili Polsek Hamparan Perak Ipda Thamrin, ormas dan OKP diantaranya Pemuda Pancasila (PP), Ikatan Pemuda Karya (IPK), AMPI, MKGR, Pendawa serta para Kepala Dusun.

Acara reses supaya mendapat berkah dan rahmad dari Allah SWT dimulai dengan pembacaan doa dibawakan oleh Mahdin Kamaruddin.

Dr.Ir.M.Aswin Selaku tokoh masyarakat, acara menyerap aspirasi masyarakat ini nantinya akan disampaikan pak Rahman sehingga pelaksanaan pembangunan di daerah kita akan diperjuangkan.

Kita ketahui di daerah kita ini ada 2 wakil rakyat yakni di DPRD Sumut ada Wagirin Arman sedangkan DPRD Deli Serdang diwakili oleh Pak Abdul Rahman.

Smoga selamat atas terlaksananya reses ini nantinya.

Kata sambutan disampaikan Zainal Arifin selaku Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Hamparan Perak.

Semoga kehadiran pada malam hari ini dalam reses ini bisa membawa pada pencerahan.

Mewakili Muspika Hamparan Perak kata Zainal, bahwa pembangunan itu ada beberapa hal diantaranya pembangunan secara umum dan pembangunan secara keagamaan.

Semoga masalah yang dihadapi masyarakat nanti menjadi bekal perjuangan aspirasi nantinya.

Kepala KUA Hamparan Perak menginformasikan dalam waktu dekat ini kita akan mengadakan MTQ dan Festival Nasyid tingkat Kabupaten Deli Serdang diharapkan smoga kecamatan kita menjadi juara umum MTQ.

Drs.Abdul Rahman selaku anggota DPRD Deli Serdang mengatakan, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu untuk menyandang dan menyokong pembangunan itu sendiri.

Dibidang pendidikan saya perjuangkan 1 PAUD dibangun 1 Desa sesuai program pendidikan pusat.

"Saya hanya menampung aspirasi nantinya akan saya sinergikan pada Musrenbang tingkat Kabupaten.

"Saya dukung program pengembangan Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran  (LPTQ) dimulai dari tingkat desa dan dananya bisa dari Anggara Dana Desa (ADD).

Masyarakat perlu mengetahui bahwa adanya sejumlah bantuan dari Pemerintah  baik itu bantuan dibidang peternakan pertanian maupun bantuan lainnya dan ini perlu peran Kades dan Camat untuk menginformasikan pada masyarakat.

Pembina olahraga juga perlu ditingkatkan dengan cara di setiap dusun harus ada tim supaya bisa berkembang.

Kedepannya diharapkan club Klambir Putra bisa bangkit kembali.

Potensi olahraga di daerah ini harus dikembangkan, jangan hanya bidang pembangunan infrastruktur saja seperti jalan dan drainase.Ajak wakil rakyat di komisi D di DPRD Kabupaten Deli Serdang ini dalam penyampaian sambutannya.

Mewakili aspirasi masyarakat H.Warno Askoro mengaku resah masalah keamanan karena banyak terjadi jambret dan Begal serta pembunuhan dilakukan Begal, kami harapkan adanya pembangunan pos polisi, serta adanya solusi agar tercipta Kamtibmas, masalah pengembangan MTQ kami sangat dukung kami harapkan potensi Qori di masyarakat jangan pindah ke kecamatan lain hendaknya tetap setia pada kecamatan Hamparan Perak ini.

Soal biaya nikah dan poligami juga dipersoalkan pada reses tersebut serta masalah narkoba yang harus diberantas didaerah ini.

Sebab akibat narkoba merusak sendi kehidupan dan generasi muda.ungkap Warno.

Aspirasi juga disampaikan Sudirman, menyampaikan keluhan masalah PAUD yang katanya digelontorkan dari dana ADD tapi sampai kini nyatanya belum ada dana yang digelontorkan syukur-syukur PAUD yang ada di Klambir 5 itu gantian mendapatkan dana bantuan dari ADD tersebut.

Apakah dana dari ADD bisa membantu para atlit berprestasi di olahraga nantinya ? Tanya Sudirman.

Masalah pembangunan diharapkan jangan ada lagi desa yang tertinggal dan ada desa yang ditingal agar pembangunan di desa di Kecamatan Hamparan Perak bisa merata.

Yetti mewakili kaum wanita dari Klambir 5 Gg Gembira, kami mengeluhkan tanah wakaf yang sempit dan sudah padat.

Padahal permohonan tanah wakaf ke PTPN 2 beberapa tahun lalu sudah dimohonkan akantetapi sewaktu kami mau menguburkan jenazah kabarnya malah disuruh bayar Rp50 juta per rantenya.

Kami mohon pak dewan bisa perjuangkan persoalan perluasan permohonan tanah wakaf masyarakat Klambir 5 tersebut.Harap Bu Yetti pada kesempatan acara reses tersebut.(Hs/Hpr).

Posting Komentar

 
Top