0

POTRETRI007.COM- Aksi pungutan liar alias Pungli berkedok kutipan juru parkir (Jukir) kian merajarela di kawasan pajak pagi Pekan Labuhan.

Hal itu sesuai amatan dan dialami langsung awak media ini saat memantau situasi pasar pajak pagi Pekan Labuhan terkait kepatuhan warga terhadap himbauan Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid 19.Senin pagi (18/05/2020).

Akantetapi, kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) saat memarkirkan sepeda motor mengaku resah.

Pasalnya, kutipan liar parkir tak pernah diberikan karcis retribusi bahkan petugas parkirnya tak mengenakan seragam baju orange yang biasa dikenakan petugas parkir resmi dari Pemko Medan.

"Iya Bang, asal belanja di pajak pagi ini parkir kenderaan kami di pinggir jalan selalu dipunggut tanpa ada bukti karcis, padahal dulunya tak begini.Bukannya kami tak mau bayar Bang tapi kalo memang kutipannya resmi ada karcisnya pasti kami kasi, tapi oknum jukir liar bergaya ala preman itu terkesan memaksa," ungkap salah seorang IRT yang mengaku bernama Sarah usai berbelanja.

Keresahan para IRT tersebut ternyata ada benarnya sebagaimana yang dialami langsung awak media ini saat berhenti dipinggir jalan  saat melakukan.pemantauan.

Beberapa saat kemudian saat mau beranjak dari lokasi malah datang salah seorang pemuda yang mengaku petugas parkir langsung menagih uang parkir.

Saat dimintai karcis parkirnya untuk dibayar malah dia berang dengan menyebutkan kalau lokasi pasar ini merupakan pemuda setempat atau kampung mereka berhak mengutip parkir tanpa ada karcis.

Bahkan oknum juru parkir liar tersebut menyebut-nyebut Kepling disana.

"Kalo soal karcisnya tanyakan saja langsung sama Kepling disini Bang," ungkapnya sembari menghardik  awak media ini dengan sebutan wartawan apa kau ?.

Tak ingin menimbulkan keributan yang panjang akhirnya awak media inipun memilih meninggalkan lokasi pasar pajak pagi tersebut dengan harap agar praktik premanisme berkedok petugas parkir di Pajak Pagi Pekan Labuhan segera ditertibkan pihak aparat kepolisian karena sudah sangat meresahkan masyarakat.(red/Hs).

Post a comment

 
Top