0
Medan, Potretri007 -  Aliansi Press Indonesia (API) Kamis (11/06/2020) gabungan mewakili Awak Media /Wartawan ReclasseeringNews.com, Potretri007, Iwakim dan Bhayangkara Indonesia (Bharindo.co.id) secara khusus menemui Humas PTPN.II di Tanjung Morawa Deli Serdang dalam rangka mengkonfirmasi keberadaan Surat Advokat Sastra,SH.Mkn & Rekan selaku Kuasa Hukum PTPN.II.

Sesuai keterangan salah seorang Staf Humas PTPN.II, membenarkan akan keberadaan Surat Pengacara PTPN.II yang telah disampaikan kepada para Masyarakat yang menggarap dan mendirikan bangunan di areal Tanah Eks HGU dan HGU PTPN.II yang menyebar di seluruh kebun dan afdeling antara lain Kebun Helvetia, Sampali, Sri Semayang, Sei Mencirim, Kelumpang, Klambir Lima, Tunggurono, Batang Kuis, Marindal, Saentis, Tanjung Morawa, Kuala Namu, Medan Estate dan Bulu Cina, Tandem dan lainnya yang dibagi 3 Distrik.

Ketika ditanya tentang rencana akan dilaksanakannya Okupasi atas Lahan dan Bangunan yang dibangun di Areal Tanah HGU PTPN II, staf Humas tersebut memastikan Okupasi akan tetap dilaksanakan dibantu oleh Pemerintah TNI dan Polri dalam Pengamanannya.

Mengenai kapan dilaksanakan mereka belum bisa menentukan waktunya, karena pertimbangan Kemanusiaan.

Dan dalam pelaksanaan di lapangan secara hukum pihak PTPN II telah menguasakan kepada Kantor Advokat Sastra,SH.MKn & Partner.

Saat ditanya tentang berapa besar nilai Tali Asih yang akan diserahkan kepada masyarakat Penggarap, pihak PTPN.II mempersilahkan agar menanyakan langsung kepada Kuasa Hukum PTPN II  di Kantor Advokat Sastra.SH.MKn, karena Pihak PTPN II telah    menyerahkan kewenangannya secara penuh kepada  Kuasa Hukum PTPN.II.

 Ketika ditanya tentang         penolakan masyarakat atas Pengukuran di Pasar 10-11 Kebun Helvetia Desa Manunggal Selasa( 9/6) staf Humas menjelaskan bahwa pada saat itu pihaknya bukan melakukan Pengukuran tetapi melakukan penentuan Tapal Batas Tanah HGU dan Eks.HGU PTPN II.

Masalah pengukuran itu kewenangan Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan pelaksanaan pengukuran telah dilaksanakan saat sebelum dikeluarkannya Sertifikat HGU termasuk Sertifikat HGU Nomor 111 yang diterbitkan oleh BPN pada tahun 2003, dan masa berlaku HGU No.111 akan berakhir pada tahun 2028.

Pihak PTPN II hanya sebagai pekerja BUMN dan status PTPN II hanya sebagai pelaksana Program Pemerintah dalam rangka Swasembada Gula.

Saat ditanya apa hal ini ada kaitannya dengan anjuran dan instruksi Presiden R.I, staf Humas tersebut mengatakan agar para awak Media mempertanyakan langsung kepada Kabag Humas PTPN.II

Yang saat itu sedang mendampingi Direktur PTPN.II yang baru seminggu serah terima jabatan.

Ketika dikonfirmasi melalui WA Kabag Humas PTPN.II akan menerima Para Awak Media pada hari Senin(15/6).

Selesai dari Kantor Humas PTPN.II, Para awak Media menelusuri beberapa areal Kebun PTPN II termasuk areal kebun Kualanamu, yang saat ini sebagian areal Eks HGU kebun Kualanamu di Desa Emplasemen Kualanamu Kecamatan Beringin terlihat telah berdiri bangunan Ruko tepatnya Bekas Rumah Karyawan PTPN.II dekat Lapangan Bola Kaki sebelum Kantor Polsek Beringin.

Terlihat dilapangkan telah berdiri lebih kurang 23 Ruko yang IMB nya masih dipertanyakan.
 Aliansi Press Indonesia siap menyuarakan keluhan Hati Nurani Rakyat Untuk Kepentingan Negara dan Masyarakat.(Kris).

Posting Komentar

 
Top