0


Asahan, Potret RI
- Tragis dialami Pasangan suami istri (Pasutri) Mhd Hambali (25) dan Rafika (20) warga Lingkungan II Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, jadi korban pembacokan penganiayaan berat oleh terduga RA Az warga yang sama, terjadi, Selasa pagi (24/11/2020).

Kapolsek Medang Deras, AKP Jhon Andreas membenarkan kejadian tersebut dan keluarga korban sudah buat laporan resmi pada malam hari, jelasnya kepada wartawan melalui ponsel, Rabu (25/11).

Terkait merebaknya isu motif pembacokan yang beredar di duga hutang – piutang narkoba, dibantah oleh Jhon Andreas, ” itu hanya isu warga, pelapor tidak ada menyinggung masalah narkoba, dan petugas masih mendalami kasus tersebut, ” jelasnya.

Pelaku warga yang sama bernama RA Az (26) belum tertangkap.

Jelas Kapolsek, korban Mhd Hambali dan isterinya Rafika keluar dari rumah dengan mengenderai sepeda motor berboncengan, selanjutnya pada saat melintas tidak jauh dari rumahnya tepatnya di jalan umum tiba-tiba terlapor RA Az, keluar dari sebuah jalan kecil (gang) sebelah kanan dengan membawa sebilah parang dan langsung membacok bagian kepala korban.

Sehingga korban berhenti dan menoleh ke arah kanan untuk melihat pelaku pembacokan yang ternyata adalah RA Az yang masih satu kelurahan.

Kemudian terlapor kembali melakukan pembacokan kearah bagian kepala korban dan korban menangkis dan melindungi bagian kepalanya dengan tangan kanannya sehingga mengenai tangan kanan korban, papar Jhon Andreas.

Lanjut Kapolsek, tidak cukup sampai disitu, terlapor kembali melakukan pembacokan kearah kepala korban dan pada saat itu isteri korban Rafika yang berada di boncengan melindungi bagian kepala suami nya sehingga sebilah parang yang diayunkan terlapor kearah kepala korban mengenai tangan kanan korban Rafika.

Selanjutnya pelapor Zulfah alias Ifah yang merupakan ibu kandung korban Hambali yang pada saat tersebut berada di belakang korban dengan jarak sekitar 6 (enam) meter langsung berlari kearah korban sambil menjerit minta tolong dan kemuudian menyuruh korban berobat ke Puskesmas Pagurawan.

Sementara pelapor melakukan pengejaran terhadap terlapor namun terlapor langsung melarikan diri.

“Atas kejadian tersebut korban Mhd Hambali mengalami luka bacok serius pada bagian kepala dan tangan kanan serta korban Rafika mengalami luka bacok serius pada tangan kanan dan kedua korban telah dirujuk ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi dan saat ini masih dalam perawatan serius” pungkas Andries.

Pada hari yang sama, salah seorang warga yang minta nama nya dirahasiakan mengatakan, kejadian tersebut ada nya hutang piutang barang haram narkoba.”Informasi nya di duga masalah hutang piutang”kata sumber.

Korban Pasutri belum bisa memberi keterangan karena masih dalam perawatan medis. (M.H.S / Asahan satu.)

Post a comment

 
Top