0

Deli Serdang, Potret RI 007 - Tim Investigasi  Lembaga Bantuan Hukum Kesatuan Aksi Pengemban Amanat Penderitaan Rakyat ( LBH KAP AMPERA) yang dipimpin Raden Sukrisno Alim, SH dan A.M.Damanik, SH didampingi M.H.Simanjuntak, H.Iza Usman, SH, Rulli Afandi, SH usai menghadiri Pertemuan di Kantor Camat Pagar Merbau Senin (16/11) menyempatkan diri meninjau Lokasi Tanah Eks.HGU dan HGU PTPN II di Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. 

Sengketa tanah HGU dan Eks.HGU PTPN II di Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin tersebut sudah berlangsung cukup lama, bahkan akibat adanya sengketa antara PTPN II dengan penggarap dan Kelompok Tani yang ada Kecamatan Beringin tersebut, beberapa waktu yang telah dipidana oleh Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dikarenakan telah merusak tanaman Kelapa Sawit milik PTPN II.

Namun anehnya saat ini di areal Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin tepatnya lebih kurang 100 M sebelum Kantor Polsek Beringin disebelah Lapangan Bola Kaki, telah berdiri Puluhan Ruko Tak tampak ada Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB).

Dengan menjamurnya Ruko diduga tanpa IMB tersebut berdiri tegak tanpa ada larangan dari pihak Instansi dan Pemerintah setempat, terkesan pengembang yang membangun Ruko ruko tersebut Kebal Hukum.

Sesuai informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat mengatakan, bahwa pada saat dimulainya pembangunan Ruko tersebut pernah ditinjau langsung Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, bahkan sempat terhenti sejenak, namun kenyataannya saat ini pembangunan semakin melejit.

Ada apa dibalik sandiwara Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dengan pihak  Pengembang???

Hasil pantauan dilapangan, ruko ruko telah mulai diisi dan beroperasi, ketika ditanya kembali kepada salah seorang warga setempat, tentang sikap Kepala Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin terhadap adanya Pembangunan Ruko diduga tanpa IMB tersebut, mengatakan bahwa Kepala Desa tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan terkesan diduga Kepala Desa terlibat erat dalam proses pengalihan Hak atas Tanah Eks.HGU  PTPN II kepada salah seorang Oknum pengembang yang membangun Ruko ruko tersebut.

Ketika ditanya kembali, apa tindakan pihak Polri dalam melihat adanya ketimpangan dalam proses kepemilikan atas tanah dimaksud, sekali lagi salah seorang warga tersebut mengatakan bahwa Pihak Polri terkesan hanya sebagai penonton Budiman.

Menjelang Maghrib, Tim Investigasi bersama Awak Media dari Potretri007, TVOnlineRI007, Inteligennews dan Jaka TV pulang menuju kota Medan, sambil berbincang bincang didalam Mobil Inova Warna Hitam, tercetus ucapan Pimred InteligenNews " HEBAT YA PENGEMBANG ITU, KEBAL HUKUM JUGA DIA YA, SIAPA DIBALIK SEMUA INI? Terinformasi ada keterkaitan salah seorang Konglomerat inisial H.A penduduk Jl.Kuswari Medan yang memiliki ternak Lembu terkaya saat ini.

Tim investigasi akan menelusuri lebih jauh permasalahan sengketa lahan tersebut, sebab ini banyak terkait pihak pihak tertentu yang kuat modal dan kebal hukum, tegas A.M.Damanik, SH.(tim/red).

Post a comment

 
Top