0


Medan, Potretri007
-  Jumat malam tanggal 04 Desember 2020, Lembaga Bantuan Hukum Kesatuan Aksi Pengemban Amanat Penderitaan Rakyat (LBH  KAP-AMPERA ) bertindak  sebagai Kuasa Ahli Waris Almarhum Sjahman Saragih, melalui suratnya Nomor: 275/LBH KAP AMPERA/XII/2020 tanggal 4 Desember 2020, yang ditanda tangani R.Sukrisno Alim, SH, telah Melaporkan dan Pengaduan kepada Kapolri ub.Kabareskrim Polri atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan Tusiyah atas menguasai tanah milik ahli waris Almarhum Sjahman Saragih secara melawan hukum diduga menggunakan Surat Palsu.

 Laporan dan Pengaduan ini disampaikan dikarenakan setelah 3 kali pihak Tusiyah diundang secara resmi oleh Lurah Anggrung TIDAK PERNAH HADIR.

 Tujuan dilakukan Musyawarah dan Mediasi oleh Lurah Anggrung adalah agar ditempuh jalan damai dalam menyelesaikan permasalahan Tanah di Jalan Mongonsidi III  No.28 Medan , dan kedua belah pihak agar memperlihatkan Surat Asli bukti kepemilikan.

 Namun sangat disesalkan Tusiah tidak pernah hadir dan tidak bisa memperlihatkan Surat Asli Bukti kepemilikannya.

 Disamping Laporan tersebut disampaikan secara tertulis kepada Kapolri, LBH KAP-AMPERA juha melaporkan perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan yang dilakukan Tusiah kepada kepada Klien LBH KAP AMPERA saudari Eni Lilawati yang mengatakan dengan nada keras dengan kata " Buka Jilbabmu Penipu".

 Laporan dan Pengaduan dikirim langsung ke Email dan Istagram Kabareskrim Polri di Jakarta.(tim potret).

Posting Komentar

 
Top