0

Potretri007, Medan - Tim Lembaga Bantuan Hukum Kesatuan Aksi Pengemban Amanat Penderitaan Rakyat (LBH KAP AMPERA) Jakarta secara khusus menyurati Direktur Utama PT PT.Sumatera Hakarindo di Kawasan Industri Modern (KIM) atas permasalahan dugaan PHK Sepihak yang diderita Rahmat Dani Karyawan dengan propesi Supir di  PT.Sumatera Hakarindo yang telah mengabdi lebih kurang 6 tahun 6 bulan.

 Pasalnya sejak di PHK sejak tanggal 22 Desember 2020, Hak hak Rahmat Dani sebagai Karyawan yang di Putuskan Hubungan Kerjanya diduga secara sepihak dan cacat hukum dan melanggar ketentuan dan Undang.Undang ketenaga kerjaan yang berlaku, dikarenakan Rahmat Dani hanya menerima SP-I langsung SP-III tidak ada menerima SP-II kemudian langsung di PHK diduga secara sepihak.

 Dan sebelum LBH KAP AMPERA  menyurati Dirut PT.Sumatera Hakarindo yang disampaikan pada hari ini Rabu (03/02) langsung ke Kantor PT.Sumatera Hakarindo.

 Tim LBH KAP AMPERA beberapa waktu yang lalu pernah menghubungi pihak salah satu Pejabat Teras inisial MHN di PT.Sumatera Hakarindo, namun pihak MHN tersebut mengatakan masalah PHK Rahmat Dani telah.selesai ditangani Serikat Pekerja PT.Sumatera Hakarindo, namun.kenyataannya setelah Tim bertemu dengan Ketua Serikat Pekerja tersebut, mengatakan Masalah Rahmat Dani belum ada penyelesaiannya, sehingga akibat MHN diduga telah mempermaikan pihak TIM, maka Tim.LBH.KAP AMPERA menyurati Dirut PT.Sumatera Hakarindo secara resmi agar permasalahan ini segera diselesaikan sesuai Peraturan dan Undang Undang yang berlaku.

 Surat tersebut juga di tembuskan kepada Presiden R.I, Menteri Tenaga Kerja, Gubernur Sumatera Utara, Kakanwil Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara dan kepada semua Media Cetak, Elektronik dan Media Online.(tim).

Posting Komentar

 
Top