0

 RIAU | TV Online RI - Permasalahan di Indonesia tidak pernah habis habisnya, bila ditilik dari aspek manapun bisa dikatakan Indonesia darurat akan kepercayaan terhadap Pemerintahan, permasalahan itu timbul akibat kepentingan sekelompok golongan yang menamakan mereka adalah mafia tanah yang diback up oleh Penguasa dan Kekuasaan.

Sementara itu Danjen Pasukan Khusus Garuda Merah Putih /Garuda Indonesia Raya, Raden Soekrisno Alim Sudibyo ketika dimintai keterangannya di Mapolda Riau belum lama ini Minggu (02/07) menegaskan, dan mendesak Kapolda Riau agar segera menindak tegas para Mafia Tanah dan Spekulan tanah yang menguasai beberapa kebun sawit milik rakyat secara ILLEGAL dan melanggar hukum.

Hal ini di tegaskannya ketika usai melakukan investigasi di berbagai kebun sawit di Provinsi Riau(20/6) yang kini dikuasai para Mafia tanah seperti:

1.Perkebunan Sawit dan Karet PT.Kura di bagan batu seluas 3.350 HA saat ini dikuasai PT.Eka Putera Perkasa secara paksa dg dalih menggunakan  Putusan Mahkamah Agung yg masih dalam proses pemeriksaan tim berdasarkan surat konfirmasi LBH KAP AMPERA kepada Ketua Mahkamah R.I beberapa waktu yg lalu.
2.Kebun sawit 300 Ha di Palas di kuasai oknum mantan Pejabat Polda Riau dan 350 Ha di Rumbai.

3. kebun sawit warga Besilam  Baru seluas 420 diketuai YUSMADI Sinaga dkk yang dirampas oknum polri.

4.kebun sawit 36 Ha di Lubuk Gaung sei sembilan Dumai kepunyaan Rusli Rahim yang dikuasai suruhan dr.Rahman,

Danjen Passus didampingi Tim Investigasi Passus Garuda Merah Putih bersama salah seorang pemuka masyarakat sebut namanya Yusmadi Sinaga Ketua Kelompok tani di besilam baru meneritakan keluh kesahnya ditakut takuti oknum Polri yang merampas hasil kebun sawitnya.

Demikian hal yang dialami Sunedi, Rusli Rahim Dkk yang tidak dibolehkan merawat dan memanen TBS oleh Oknum Polri, "baiknya para mafia mafia tanah yang dibeking oleh okmum Polri yang merasa berkuasa di Sungai Sembilan dalam waktu dekat pihak POLRI akan turun ke Kebun Kebun yang bermasalah", ungkap salah seorang Perwira Menengah yang ditemui di MAPOLDA RIAU (Red/Riau).

Posting Komentar

 
Top