0
MARELAN | TV Online RI - Jelang HUT RI Ke 72 ini ternyata kawasan Medan Marelan belum "Merdeka" alias terbebas dari wabah Demam Berdarah Degue (DBD), betapa tidak, sudah tercatat ada 6 warga menjadi korban DBD di satu lingkungan saja yakni Lingkungan 4 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.

Melihat kondisi tersebut jajaran kepengurusan PAC.Partai Gerindra Marelan dipimpin Haris Kelana Damanik, ST cepat tanggap langsung mengelar kegiatan fogging atau pengasapan nyamuk di kawasan yang rawan terkena DBD tersebut terbukti telah melaksanakan fogging diantaranya di lingkungan 4 Jalan Pasar 3 Barat Marelan maupun di jalan datuk Rubiah Kelurahan Renggas Pulau Marelan.Minggu kemarin (13/08/2017).


Menurut Ketua PAC.Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik, ST melalui ketua ranting Gerindra Kelurahan Renggas Pulau Sucipto mengatakan, kegiatan fogging kali ini memang dititik beratkan di pemukiman warga yang rawan terjangkitnya wabah Demam Berdarah (DBD), sebelumnya hampir setiap minggunya Gerindra Marelan mengadakan kegiatan fogging dan gotong royong di sejumlah Lingkungan di kawasan Marelan.
Sebagaimana diketahui wabah DBD masih belum terbebas khusus di kawasan Marelan, terbukti seorang anak bernama Nesya (7) anak pasangan Dapot Rajaguguk dan Sinta Manurung mengalami korban DBD hingga kini masih dalam perawatan dan berobat jalan.

"Kami bersyukur kali bang, kalau rumah.kami mendapatkan semprotan fogging agar lingkungan runah kami tak lagi ada nyamuk DBD, kemarin anak saya terkena DBD hingga seminggu lamanya dirawat di RS.Mitra Medika Medan hingga kini masih berobat jalan belum sembuh kali,"Tutur Bu Sinta selaku ibu korban DBD.
Begitu juga kata Sugeng (58) selaku tokoh masyarakat setempat mengaku daerahnya sudah lebih 10 tahun lamanya belum ada pengasapan guna memberantas nyamuk DBD, kebetulan ada kegiatan bhakti sosial diberikan partai Gerindra Marelan ini kami sangat bersyukur sehingga diharapkan warga disini dapat hidup sehat terbebas dari wabah DBD.

Sugeng juga menitip pesan kalau nanti partai Gerindra jaya bisa menjadi pemimpin di negeri ini ia berharap agar dijalankan program listrik murah dan beras murah karena itu yang utama dirasakan warga. Ujarnya mantan oknum Marinir TNI AL ini memberikan komentar.
Sementara itu Suwarno selaku Kepling 4 Kelurahan Terjun Marelan membenarkan kawasannya rawan terjangkitnya wabah DBD serta sudah ada 6 warga terkena DBD namun saat ini sudah ditanggani hingga mendapatkan rujukan dari Puskesmas Marelan bahkan pihak Puskesmas juga telah mengadakan fogging.ujarnya.

Kepling ini juga mengucapkan terimakasih pada jajaran kepengurusan partai Gerindra Marelan yang telah terbukti berbakti bagi masyarakat cepat tanggap atas wabah DBD yang melanda disini.ungkapnya mengakhiri.(red/Mrl)

Posting Komentar

 
Top