0
RIAU | TV Online RI - Para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak yang dizolimi Pimpinan CV.INDO PRIMA mengadu pada LBH KAP.Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) guna mendesak KAKANWIL DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI PROV.RIAU segera merealisasikan anjuran KADIS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KAB.BENGKALIS
sesuai surat No.560/DTKT-PHIJ/2015/175.

LBH KAP AMPERA dalam suratnya No.275/LBH KAP-AMPERA/VIII/2017 TGL.28-8-2017 mendesak agar KAKANWIL merekomendasikan untuk segera melakukan pembayaran hak para korban PHK sepihak yang dizolimi CV.INDO PRIMA.


Para korban ZULHAM dkk (foto) meminta bantuan Kakanwil agar sudi merealisasikan anjuran KADIS TENAGA KERJA KAB.BENGKALIS tersebut.Mengingat sudah 2 tahun pimpinan CV.INDO PRIMA tidak membayar Hak para mantan karyawan CV.INDO PRIMA yang di PHK Sepihak senilai Rp.852.063.750.

Sesuai hasil investigasi dilokasi CV.INDO PRIMA (Foto gudang) terlihat ratusan mobil tanki CPO parkir yang masih beroperasi, ketika tim ingin menemui kepala personalia CV.INDO PRIMA, INDRA MAYA SYAHPUTERA, PIHAK CV yang berada dilokasi selalu menghalang-halangi tim yang meliput. Atas permasalahan ini LBH KAP AMPERA, PASUKAN KHUSUS GARUDA INDONESIA RAYA akan mengungkap kasus ini.(red).

Posting Komentar

 
Top