0
POTRETRI007.COM-Sejak Juru sita PN Dumai menyampaikan surat pemberitahuan Akta Banding atas permintaan banding dari JPU yang diterima Sukrisno oknum wartawan Bhayangkara Indonesia (BHARINDO) tgl,12 Juli 2018. Maka Oknum Wartawan Bharindo Telah Mengajukan Memori Banding yang disampaikannya melalui staf KPR Rutan Dumai pada tgl,16 Juli 2018 Untuk diteruskan kepada Pengadilan Negeri Dumai, Ketika Tim menemui Sukrisno. beliau mengatakan bahwa didalam Memori Bandingnya beliau meminta agar SEGERA DIBEBASKAN DEMI HUKUM dan menerangkan
bahwa selama dipersidangan di Pengadilan Negeri Dumai sepertinya dipaksakan terkesan ada kongko kongko antara JPU dengan PH nya untuk memberatkan posisinya, hal ini dikatakannya karena saat sidang ke 8 tgl,28 Juni 2018 dengan agenda mendengarkan Keterangan Saksi Saksi yang Nama nama dan no kontak para saksi telah disampaikan kepada Penasehat Hukum sebelum  Lebaran. namun saat sidang malah PHnya Mangkir sesuai  keterangan Panitera dipersidangan dikuatkan oleh Hakim Ketua Majelis bahwa PHnya Tidak hadir karena sakit Diare, dikarenakan PH dan para saksi tidak hadir maka Hakim Ketua Majelis Mempersilahkan
JPU membacakan Surat Tuntutan yang telah disiapkan JPU tertulis tgl,28 Juni 2018, Disamping itu oknum Bharindo juga memaparkan didalam memori bandingnya bahwa sesuai fakta dan pengakuan saksi Ramadhonal menerangkan dan membenarkan terdakwa oknum Wartawan Bharindo Menyerahkan Uang Kepada Syamsul Maliki Di Jakarta Kemudian Saksi Ramadhonal Juga Sekitar awal Januari 2018 Ada Menyerahkan Langsung Uang Rp,10,000,000 Kepada Syamsul Maliki Pemimpin Redaksi Tabloid Bhayangkara Indonesia, Saksi Ramadhonal Membenarkan Telah Ketemu Degan AKBP JASA SIAGIAN SH,MH Staf Divkum Mabes Polri di Jakarta,Pada Memori Banding

Terdakwa juga menjelaskan bahwa pihak Bharindo Benar Telah Mengurus Masalah PTDH Ramadhonal. dibuktikan  pihak Bharindo Telah Menyampaikan Berkas Ramadhonal Kepada Kapolri pada tanggal 19 Januari 2018 dengan adanya bukti Surat Tanda Terima Dari Mabes Polri yang diterima terdakwa dari Syamsul Maliki  Pimpinan Redaksi Tabloid Bhayangkara Indonesia Kemudian Disampaikan Terdakwa Kepada Majelis Hakim Sebagai Lampiran Pada Surat Pembelaan Terdakwa pada tgl, 2 Juli 2018 Dan Dilengkapi Pada Sidang Pembacaan Putusan Tgl,3 Juli 2018, Terdakwa Karena Merasa Tidak Bersalah, Maka Terdakwa Memohon Kepada Majelis Hakim Yang Memeriksa perkara ditingkat Banding Pengadilan Tinggi Riau Agar Membebaskan Terdakwa Demi Hukum, Surat Memori Banding yang ditulis tangan sebanyak 3 lembar Dan Dilampiri dengan Surat Pembelaan Dan Kronologis beserta Surat Tanda Terima Dari Mabes Polri Dan Akte Notaris Gordon Eliwon Harianja.SH Tentang pendirian Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya Dan Surat Pernyataan Deklarasi Pembentukan Pasukan Khusus Garuda Merah Putih Yang Mengangkat Dan Menetapkan Sukrisno Alim Sudibyo Sebagai Komandan Jenderal (DANJEN) Berkas diserahkan langsung kepada staf Register Rutan Dumai Tanggal 16 Juli 2018,  (red).

Posting Komentar

 
Top