0
"Kapolresta Medan dimintakan Untuk Mengevaluasi Anggotanya baik didalam maupun diluar yang dalam tugas dan fungsinya sebagai Pengayom Masyarakat"

Medan | Potret RI - Kenyamanan dan keamanan memang diharapkan disemua daerah wilayah Hukum Polrestabes Medan.

Harapan dan Ucapan terasa dimasyarakat tiada arti, pemberantasan bukan dilakukannya pencegahan, malah menghumbar mereka mengatakan telah berhasil, namun tingkat kriminalitas baik C3, Perampokan, Narkoba, Pembunuhan masih dianggap tinggi, Hukum dirasa masyarakat hanya untuk kekuasaan.

Belum lagi kegagalan dan ketidak profesionalan aparat itu sendiri dalam menangani perkara maupun dalam pelayanan masih terasa jauh dari api dan panggannya.

Dari penelusuran banyak ditemui selain kegagalan dan ketidak profesionalan ditemukan arogansi dari para pemangku jabatan, dan maladministrasi, perbuatan itu terasa sangat merugikan masyarakat dan warga kota medan.

27/7/2018, Jumat, Hal ini menjadi sorotan Lembaga Bantuan Hukum dan Polri Watch di Jalan Hindu No.12, H.Abdul Salam Karim, SH, mengatakan, "melihat petistiwa selama ini kita melihat dan merasakan ketidak becusan dan pengawasan terhadap kinerja aparatur masih perlu dilakukan revitalisasi dan 8ipenggodokan kembali kedasarnya sesuai dengan sumpah tribarata yang dianggap sudah dihilangkan yang ada hanya arogansi dan kekuasaan".

" kita bukan mencari kesahalan namun meminta Kapolrestabes Medan untuk mengevaluasi bawahannya, dan tidak mampu untuk menerapkan pelayanan dan keamanan kota Medan", ungkap H.Abdul Salam Karim, SH Direktur Executive Polri Watch.(Red.Su/Tim)



Posting Komentar

 
Top