0
POTRETRI007.COM - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Deli, H.Syamsul Bahri mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan pihak Polres Pelabuhan Belawan dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP.Ikhwan SH.MH dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat), Judi maupun prostitusi yang ada di cafe remang-remang.

Penegasan itu disampaikan Syamsul Bahri dalam acara pemaparan hasil tangkapan razia Pekat Polres Pela buhan Belawan beserta jajajarannya dalam operasi K2YD  (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan) di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan.Minggu (11/11/2018).

"Kita mengapresiasi kinwrja pihak Polri dalam mencegah dan memberantas Pekat yang bila dibiarkan akan dapat mendatangkan bencana bagi kita semua, dari itulah kita menghimbau bagi para warga yang terjaring razia Pekat agar segera bertobat sebelum terlambat,"ajak Ustad Syamsul Bahri sembari membbacakan doa dalam kesempatan itu.
Ketua MUI Medan Deli menyampaikan tausiah kepada seluruah pelaku yang diamankan sebagai bentuk pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan SH.MH memaparkan bahwa kegiatan razia Pekat dan judi ini akan terus dilaksanakan apalagi menjelang hadirnya Pemilu Pileg dan Pilpres dimana diharapkan tetap dalam situasi Kamtibmas yang kondusif.

Kapolres mengatakan kegiatanrazia Pekat tadi malam dilaksanakan hingga pukul 03.00 wib di sejumlah cafe, warung remang-remang di wilayah hukum Polres  Pelabuhan Belawan.Selanjutnya hasilnya dipaparkan Polres Pelabuhan Belawan dimana

Hasil dari kegiatan K2YD dan operasi pekat yakni diamankan sebanyak 50 orang pengunjung kafe / kedai tuak tanpa identitas yang terdiri dari 33 pria dan 17 wanita.

Diamankan sebanyak 162 botol miras berbagai merk
Diamankan sebanyak 3 ember dan 1 jerigen yang berisi minuman tuak.
Diamankan sebanyak 3 orang bermain judi kartu remi dengan barang bukti 1 set kartu joker dan uang Rp. 144.000,.
Diamankan 1 orang penjaga mesin judi jackpot dan sebanyak 18 unit mesin judi jenis jackpot.

Saat ini seluruh pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif dan apabila terbukti melakukan tindak pidana akan dilakukan penyidikan dan penahanan.

Kegiatan Konferensi pers tersebut selesai pada pukul 10.45 dalam keadaan aman dan baik.(Leo/HS).

Posting Komentar

 
Top