0

POTRETRI007.COM- Masalah aksi penjualan pasir reklamasi di Pelabuhan Belawan harus diusut.

Pihak Otoritas Pelabuhan (OP) selaku penguasa tunggal di pelabuhan belawan dan pihak PT.Wika selaku pelaksana kegiatan Fase 2 reklamasi  harus bertanggungjawab apalagi tumpukan.pasir laut itu diangkut ke pihak ketiga keluar dari wilayah Pelabuhan Belawan bahkan beberapa truk pengangkut pasir tersebut sudah ada yang diamankan pihak Polres Pelabuhan Belawan.

Penjualan pasir reklamasi dinilai melanggar hukum apalagi pasir laut reklamasi teraebut merupakan Aset Negara.

Faktanya,  ribuan Damp Truck Pasir Reklamasi malah dialihkan ke Pengusaha Ahok warga simpang kantor Kec.Medan Labuhan melalui PT.Wika.

Terkuaknya permasalahan ini setelah Pelindo l cabang Belawan melaksanakan acara cofe morning kemarin di RM.Permata.

Dalam pertemuan dengan para insan pers tersebut, manejer umum Pelindo l Cabang Belawan Khairul Ulya didampingi Humasnya Mufty Rahman akrab disapa Alung dengan tegas menyangkal kalau Pelindo Belawan ikut bermain dalam penjualan pasir.

Dengan tegas pihak Pelindo 1 Belawan membantah adanya penjualan pasir reklamasi.

 "Kewenangan Pelindo 1 Belawan hanya pada pembangunan reklamasi fase 1, itupun sudah selesai dan saat ini fase 2 reklamasi dilaksanakan pihak Dephub," ungkap Khairul ulya pada wartawan.

Sementara itu berdasarkan informasi dilapangan, Jumat (14/12/2018) kegiatan penjualan pasir Reklamasi kepada pihak ketiga atau.pihak swasta masih berlangsung lolos dari pengawasan pihak OP.

Disebut-sebut pihak kontraktor PT.Wika yang mengalihkan pasir reklamasi ke pengusaha atau pihak ketiga.

Sebagaimana diketahui sebelumnya saat awak media ini melakukan konfirmasi dengan Ahok selaku pemilik lahan, Ahok mengaku bahwa dia hanya memberi tempat penumpukan  saja, ucapnya."Kalau mau tau lebih jelas langsung saja kelokasi pengambilan pasir di Gabion Belawan jumpai pak Tampu," ucap Ahok menyuruh konfirmasi lebihlanjut.

Menanggapi soal kongkalikong penjualan pasir reklamasi di Pelabuhan Belawan tersebut,  Sekjen LSM.CIFOR Ismail Alex mengatakan agar segera dipertanyakan izin PT.Wika dalam hal memindahkan  pasir reklamasi ke wilayah lain.Karena pasir reklamasi merupakan Aset Negara ke tempat lain.

"Dan seandainya pun pasir Reklamasi itu katanya dititip dilahan milik Ahok, apa dasar PT.Wika? dalam hal ini PT.Wika jelas sebagai pelaksana kerja Reklamasi dan pihak OP juga harus bertanggungjawab,  bukan urusan PT.Wika itu melakukan pengalihan pasir reklamasi, ucap Alex mengakhiri. (Hs/leo).

Posting Komentar

 
Top