0
"Pelatihan Kader Teknik Periode September 2019, Guna mendapatkan Pendalaman dan Pemberdayaan Desa Teknik"

Padangsidimpuan | Potret RI - Kader Teknis Desa Adalah Kader yang mampu membantu kepala desa (Kades) untuk  menyusun rencana anggaran biaya (RAB) program pembangunan desa. Kader teknis mempunyai peranan penting dalam membantu pelaksanaan program di desa. Sehingga, program bisa terlaksana dengan baik dan sesuai peraturan.

Tugas lainnya adalah membantu desa dalam perencanaan penentuan dan mendesain gambar prasarana, membantu perencanaan dengan menghitung kebutuhan anggaran dalam desain kegiatan agar efektif dan efisien dan membantu desa dalam hal pengawasan kualitas kegiatan prasarana.

Untuk mendukung kemandirian dan otonomi desa, desa juga harus mampu mengambil keputusan yang tepat di bidang teknik, artinya dalam bidang teknik desa harus dapat mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan serta melestarikan sarana prasarana desa secara mandiri dan berkualitas.

Sementara itu Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan bersama dengan Lembaga Kajian Indonesia memberikan pelatihan kepada Kader Teknik guna tercapainya Desa yang Mandiri.

Kegiatan pelatihan Kader Teknik bagi perangkat desa dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Selatan M.Yusuf Nasution yang diadakan bersama Lembaga Kajian Indonesia di Aula Man 2, kegiatan yang dilakukan full day yang dimulai dari tanggal 16 september 2019.

Respon dan harapan pun ada dari Pemerintah Desa untuk menciptakan Desa yang Mandiri, "pelatihan ini sangat penting untuk diselenggarakan, memang kita sebelumnya terus melakukan pembinaan dan bimbingan buat pembangunan agar para peserta Kader Teknik memiliki kemampuan Teknis dan dapat mengelola sumber daya Lokal yang tersedia", terang Kadis PMD M.Yusuf Nasution, pada acara pembukaan pelatihan Kader Teknik yang diadakan oleh Lembaga Kajian Indonesia.

Sementara itu para peserta Kader Teknik yang ditugaskan merasakan manfaat walaupun dalam waktu yang singkat dilakukan dengan waktu yang singkat,"memang kami sering mendapat pelatihan seperti ini, namun kali ini kami mendapatkan manfaat ilmu dan menjadikan motivasi kami untuk mencapai Desa kami yang Mandiri", ungkap peserta dari Kecamatan Batang Toru.

Dilihat dari daftar hadir peserta hampir keseluruhan dari Kecamatan Padang Sidempuan menghadiri pelatihan Kader Teknik. Peserta dibagi menjadi 2 gelombang, dengan proses pembelajaran dan pelatihan Kader Teknik dilakukan dengan pembelajaran full days, yang dimulai dari jam 08.00 wib sampai jam 22.00, serta pembagian sertifikat di hari ketiga pada pelatihan, sesuai dengan susunan acara yang dilakukan Lembaga Kajian Indonesia yang dimulai pada tanggal 16/9/2019.

Koordinator Pelaksana pelatihan juga merasa bangga dan senang akan kemauan para peserta,"kami sebagai pelaksana dari pelatihan yang dilaksanakan karena target untuk pemahaman dan adanya interaktif dari para peserta dapat masuk dan memahami apa yang disampaikan para narasumber, tinggal kita lihat kelanjutannya dalam penerapannya," ungkap koordinator pelaksana acara dari Lembaga Kajian Indonesia Khaidir, Selasa 17/9/2019.

Narasumber yang hadir terus melakukan motivasi kepada para kader teknik, dan ilmu dasar teknik yang harus ada dan dimiliki peserta untuk membantu pemerintahan desanya guna mencapai kesejahteraan desa yang Mandiri.

Sebagai Narasumber dalam pelatihan kader teknik ini, sebagiannya sudah banyak dikenal oleh para peserta, Narasumber dalam pemberdayaan Desa dan Pendamping Desa pada pelatihan tersebut dibawakan oleh Bambang Kurniawan, dan narasumber teknik dibawakan Oleh Rahmat Syah Rangkuti, SP dan Ir. Ismerdi dalam penguatan kader teknik, serta narasumber dari Psikolog UGM Suaidah Lubis.

"Tugas kader teknik desa antara lain membantu desa dalam mengidentifikasi kebutuhan prasarana desa/kampung, tujuannya adalah agar desa tidak tergantung pada pihak ketiga seperti menunggu jasa konsultan sehingga bisa menghemat anggaran desa", terang narasumber Rahmat Syah Rangkuti di sela sela pelatihan, dari tanggal 16 sampai 20 September 2019.

Informasi yang dihimpun banyak daerah se Kecamatan Padang Sidempuan masih banyak yang belum terbentuknya Bumdes, diantaranya sulitnya perijinan untuk membentuk Bumdes, dan para Kader sampai saat ini yang ditugaskan untuk mendapatkan pelatihan merasa perlu adanya SK dalam pengangkatan Kader Teknik, dari Pemerintah Desa.

"kami saat ini belum ada SK sebagai Kader Teknik, namun kami berupaya untuk memajukan Desa kami, hal ini juga menjadi kendala kami sebagai kader, dan didesa kami masih belum terbentuk Bumdes, dan kami sangat membutuhkan unit desa itu guna mencapai kemandirian, namun bila sampai saat ini belum terbentuknya Bumdes tersebut dikarenakan beberapa hal yang menghalangi itu, sampai saat ini kami tidak tau dimana kesalahannya, dan berharap pemerintah dapat memberikan solusi dan kemudahan bagi kami," ungkap salah satu peserta pelatihan di Man 2 Padangsidempuan.

"kami sudah coba mengajukan untuk terbentuknya Bumdes, karena perijinan yang sulit kami dapatkan menjadi halangan kami untuk mendapatkan maupun melaksanakan program kerja untuk memajukan desa kami," ungkap peserta pelatihan kembali.

"Dari hasil pelatihan kami dapatkan bahwa kendala Kader sudah kami catat dan buat laporannya kepada dinas terkait yang sulit akan menjadi mudah bila bersama sama melakukan dan melaksanakan apa yang telah diatur undang undang," ungkap Ismaidi, 19/09/2019.

Sementara itu Kader Teknik yang lain mengatakan bahwa didesa mereka sudah ada Bumdes dan telah melaksanakan program kerja untuk membantu desa yang tertinggal se Kecamatan Padang Sidempuan. (Red.Su)






Posting Komentar

 
Top